Minggu, 26 Maret 2017

Hujan di musim kemarau

Hujan yang hadir di musim kemarau begitu mengejutkan. Agak aneh memang. Maksud hati hendak jalan-jalan tapi terjebak hujan. Kesal ,bosan dan jengkel tentu sudah kurasakan.

Perjalanan ke sebuah gunung di ujung pulau Jawa membuatku menerawang melihat kiri kanan pemandangan sambil melepaskan penat.

Aku bukan pembenci hujan tapi aku pembenci keadaan. Jika hujan tak bisa mendinginkan maka tak guna dipaksakan turun pikirku. Hahaha konyol juga berpikir seperti ini.

Temanku sudah tidur sedari tadi, krn tdk bagus berkendara ditengah hujan deras krn meningkatkan resiko kecelakaan dijalan sempit berliku ini.

Aku turun dari kendaraan .. menerobos hujan mencari tempat berteduh karena kupikir udara hujan lebih segar ketimbang di dalam mobil. Kubiarkan celanaku basah menerobos genangan air di tanah. Cukup setimpal rasanya ketika mataku disuguhi dgn curahan hujan yg berjatuhan ke tanah. Indah rasanya.

Ku berpikir didalam renungan. Betapa sebuah halangan akan menjadi sebuah keindahan tersendiri jika diambil dari sisi lain, sisi konyolnya.